Sekjen PDIP Singgung Polusi Udara Jakarta, Said Didu: Bukan Berarti Bebas Mempertontonkan Kebodohan

Berita358 Dilihat

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyinggung politikus yang mengomentari polusi udara di Jakarta yang belakangan menjadi sorotan banyak pihak.

Menurut Said Didu, polusi udara di satu kota diukur berkala setiap harinya. Termasuk polusi udara di Jakarta yang disebabkan oleh kejadian terkini.

“Hahaha. Polusi udara kota itu diukur tiap hari. Artinya polusi saat ini disebabkan oleh kejadian saat ini,” katanya, dikutip Liberte Suara, Selasa (15/8/2023), di akun Twitternya.

Lebih lanjut, Said Didu menilai para politikus itu justru mempertontonkan kebodohannya usai menyinggung polusi udara di Jakarta.

Baca Juga:Gibran Tanya Yenny Wahid Soal Bacawapres Ganjar Pranowo

“Jadi politisi bukan berarti bebas mempertontonkan kebodohan diri sendiri,” ujarnya dalam postingan tersebut.

Sebagai informasi, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyinggung polusi udara di Jakarta lantaran sudah lama tidak diurus.

Seperti dilansir Liputan6, Awalnya, Hasto menyampaikan kalau dirinya sedang kurang sehat sehingga masih mengenakan masker. Namun tak lama masker itu dia copot karena merasa udara di Bogor lebih baik dari Jakarta.

Hasto kemudian pelempar sindiran kalau polusi udara di DKI Jakarta terjadi karena Ibu Kota lama tidak diurus.

“Maklum Jakarta lama enggak diurus ibu kotanya. Untung sekarang ada Pak Heru, merupakan Pj Gubernur sebagai sosok yang bekerja keras dan melanjutkan suatu ide, mimpi, imajinasi dari Pak Jokowi, tentang ibu kota negara yang seharusnya bebas dari polusi,” kata dia.

Baca Juga:Di Depan Zulkifli Hasan, Kiky Saputri Roasting Alasan Jeje Govinda Gabung ke PAN Usai Isu Perselingkuhan Syahnaz

Quoted From Many Source

Baca Juga  Peluk Caren Delano, Lesti Kejora Dikritik Netizen: Berhijab Kok Gini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *