Pembangunan JIS Sejak Fauzi Bowo, Kenapa Hanya Anies Baswedan yang Disorot?

Berita336 Dilihat

Jakarta International Stadium (JIS), sebuah ikon kemegahan arsitektur modern yang menjulang tinggi di kawasan Papanggo-Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, telah menjadi perhatian masyarakat sejak dimulainya konstruksinya. 

Nemun ternyata pembangunan Jakarta International Stadium ini sudah dimulai sejak 2008 di masa Fauzi Bowo sebagai Gubernur Jakarta.

Meskipun melibatkan empat periode Gubernur DKI Jakarta dalam perjalanannya, sorotan publik selalu tertuju pada satu nama Anies Baswedan.

JIS, sebuah stadion dengan kapasitas sekitar 82 ribu penonton yang diakui internasional, telah menjadi simbol prestise dan kebanggaan bagi ibu kota. 

Baca Juga:Termasuk JIS, Alasan FIFA Pilih 4 Stadion Jadi Venue Piala Dunia U-17

Namun, mengapa nama Gubernur Anies Baswedan selalu menjadi pusat perbincangan dalam proyek mega ini?

Menurut laporan dari Suara.com, Sekretaris Daerah (Sekda) Jakarta, Joko Agus Setyono, baru-baru ini membuat pernyataan yang mengisyaratkan adanya beberapa masalah dalam pengelolaan proyek-proyek besar seperti Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta International Stadium (JIS), Equestrian, dan Velodrome.

Menurut Joko Agus Setyono, proyek-proyek revitalisasi tersebut, yang semuanya diresmikan selama masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, mengalami tantangan sejak awal.

Ia menegaskan bahwa PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bertanggung jawab atas pengelolaan JIS, seharusnya membiayai proyek ini menggunakan anggaran Jakpro sendiri, bukan Pendapatan Minyak dan Gas Bumi Daerah (PMD). 

Dengan cara ini, pemerintah hanya akan membayar kepada Jakpro setelah proyek selesai.

Baca Juga:PSSI Tetapkan 4 Stadion Piala Dunia U-17, Pembukaan dan Timnas di JIS

Namun, kenyataannya adalah proyek-proyek ini didanai oleh PMD, sehingga TIM dan JIS kini menjadi aset milik Jakpro. 

Dalam hal ini, biaya pemeliharaan dan penyusutan yang signifikan harus ditanggung oleh Jakpro, yang akhirnya menjadi beban finansial yang berat.

Baca Juga  How Rebecca Yarros Packed Dragons, Magic and Steamy Sex Into ‘Fourth Wing’

Seperti dilaporkan oleh Denpasar.Suara.com, dalam sejarahnya, perjalanan pembangunan JIS dimulai pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Fauzi Bowo pada tahun 2008.

Pembangunan stadion ini berlanjut di bawah berbagai kepemimpinan, termasuk Gubernur DKI Joko Widodo, Djarot Saiful Hidayat, dan akhirnya diselesaikan pada masa kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Pada 19 April 2022, Anies Baswedan mengadakan perkenalan awal (soft launching) Jakarta International Stadium.

Saat itu, ia dengan bangga menyatakan bahwa JIS adalah bukti nyata kemampuan Indonesia dalam menciptakan karya monumental yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga internasional.

Meskipun perjalanan pembangunan JIS melibatkan berbagai periode kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, fokus dan perhatian publik tetap tertuju pada nama Anies Baswedan.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *